Sunway Cancer Centre menyediakan perawatan kanker yang komprehensif dan penuh empati untuk semua jenis kanker, baik yang umum maupun langka. Kami mendampingi pasien sepanjang perjalanan perawatan, mulai dari skrining dan diagnosis hingga pengobatan, tindak lanjut, dan pemulihan.
Perawatan dipimpin oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis onkologi, hematologi, bedah, serta tenaga kesehatan terkait yang bekerja sama menyusun rencana perawatan sesuai kebutuhan setiap pasien. Sunway Cancer Centre terakreditasi secara internasional oleh Joint Commission International (JCI) dan diakui dalam daftar Newsweek Best Specialised Hospitals in Asia Pacific untuk bidang Onkologi. Kami juga menyambut pasien internasional dengan dukungan khusus agar perjalanan perawatan mereka berlangsung lebih lancar dan menenangkan.
Hematologi merupakan bidang perawatan kanker yang menangani kanker darah, sumsum tulang, dan sistem limfatik. Kanker ini terjadi ketika sel darah tumbuh secara tidak normal atau tidak terkendali, sehingga dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam melawan infeksi, membawa oksigen, dan mengontrol perdarahan. Di Sunway Medical Centre, Sunway City, pasien kanker darah ditangani oleh dokter spesialis hematologi bersama tim pendukung melalui pemeriksaan darah, pemeriksaan sumsum tulang, dan pencitraan canggih untuk memperoleh diagnosis yang akurat serta merencanakan pengobatan yang tepat.
Leukemia adalah kanker darah yang biasanya bermula di sumsum tulang, ketika tubuh menghasilkan terlalu banyak sel darah putih abnormal yang tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini memengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan membentuk sel darah yang sehat. Tanda yang umum meliputi mudah lelah, sering mengalami infeksi, mudah memar, dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Pengobatan bergantung pada jenis dan stadium kanker, dan dapat mencakup kemoterapi, terapi target, serta dalam kasus tertentu, transplantasi sumsum tulang.
Limfoma adalah kanker pada sistem limfatik yang merupakan bagian dari sistem pertahanan kekebalan tubuh. Dua jenis utamanya adalah limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Tanda awal yang umum adalah pembengkakan kelenjar getah bening tanpa rasa sakit di leher, ketiak, atau selangkangan, yang terkadang disertai keringat malam, demam, atau penurunan berat badan. Pengobatan disesuaikan dengan jenis limfoma dan dapat mencakup kemoterapi, imunoterapi, terapi target, atau radioterapi.
Multiple myeloma adalah kanker sel plasma, yaitu salah satu jenis sel darah putih yang terdapat di sumsum tulang. Ketika sel abnormal menumpuk, tulang dapat melemah, jumlah sel darah sehat dapat menurun, dan fungsi ginjal dapat terganggu. Pada tahap awal, myeloma mungkin tidak menimbulkan gejala, tetapi seiring waktu dapat menyebabkan nyeri tulang, mudah mengalami patah tulang, kelelahan, dan infeksi berulang. Pengobatan dapat mencakup terapi target, kemoterapi, dan transplantasi sel punca (sumsum tulang).
Sindrom mielodisplastik adalah kelompok kanker darah langka ketika sumsum tulang tidak mampu menghasilkan cukup sel darah sehat dan matang. Hal ini dapat menyebabkan jumlah sel darah rendah, sehingga menimbulkan kelelahan, infeksi berulang, dan mudah mengalami perdarahan. Pada sebagian pasien, MDS dapat berkembang menjadi leukemia mieloid akut. Pengobatan ditentukan berdasarkan subtipe dan tingkat risiko, dan dapat mencakup perawatan suportif, obat-obatan, atau transplantasi sumsum tulang.
Neoplasma mieloproliferatif adalah kelompok kanker darah ketika sumsum tulang menghasilkan terlalu banyak sel darah. Tiga jenis utamanya adalah polisitemia vera (terlalu banyak sel darah merah), trombositemia esensial (terlalu banyak trombosit), dan mielofibrosis primer (jaringan parut pada sumsum tulang). Gejala dapat meliputi kelelahan, gatal, keringat malam, dan pembesaran limpa. Pengobatan bertujuan mengendalikan kadar sel darah dan menurunkan risiko komplikasi, serta disesuaikan dengan kondisi setiap pasien.
Onkologi mencakup diagnosis dan pengobatan kanker tumor padat, yaitu kanker yang terbentuk pada organ dan jaringan tubuh seperti payudara, paru-paru, usus besar, hati, dan prostat. Di Sunway Medical Centre, Sunway City, pasien ditangani oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter bedah, onkolog medis, onkolog klinis (radiasi), radiolog, dan ahli patologi. Dengan pencitraan canggih, biopsi, dan pembahasan melalui tumor board, tim menyusun rencana pengobatan yang dipersonalisasi bagi setiap pasien, yang dapat menggabungkan operasi, kemoterapi, radioterapi, terapi target, imunoterapi, atau terapi hormon.
Kanker payudara terjadi ketika sel-sel di payudara tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali, sering kali membentuk benjolan. Kanker ini merupakan kanker yang paling umum pada perempuan di Malaysia, meskipun juga dapat terjadi pada laki-laki. Tanda peringatan meliputi benjolan pada payudara, perubahan ukuran atau bentuk payudara, kulit yang berlekuk, atau keluarnya cairan dari puting. Jika ditemukan lebih awal melalui skrining seperti mamografi, kanker payudara sangat dapat diobati, dengan pilihan berupa operasi (lumpektomi atau mastektomi), radioterapi, kemoterapi, terapi hormon, dan terapi target HER2.
Kanker serviks bermula pada sel-sel serviks, yaitu bagian bawah rahim. Sebagian besar kasus berkaitan dengan infeksi human papillomavirus (HPV) jangka panjang, sehingga pemeriksaan Pap smear secara rutin dan vaksinasi HPV penting untuk pencegahan. Kanker serviks tahap awal sering tidak menimbulkan gejala, tetapi tanda pada tahap lanjut dapat berupa perdarahan vagina yang tidak normal, perdarahan setelah berhubungan seksual, atau cairan vagina yang tidak biasa. Pengobatan dapat mencakup operasi, radioterapi, kemoterapi, atau kombinasi, bergantung pada stadium kanker.
Kanker pada Anak
Kanker pada anak dapat terjadi pada bayi, anak-anak, dan remaja, serta sering memiliki karakteristik yang berbeda dari kanker pada orang dewasa. Jenis yang umum meliputi leukemia, tumor otak, dan limfoma. Karena gejalanya dapat tidak spesifik, seperti kelelahan berkepanjangan, memar tanpa sebab, benjolan, atau demam yang tidak kunjung reda, pemeriksaan dini oleh dokter spesialis sangat penting. Anak-anak ditangani dengan rencana perawatan sesuai usia dan kebutuhannya, yang dapat mencakup kemoterapi, operasi, radioterapi, dan perawatan suportif.
Kanker kolorektal menyerang usus besar atau rektum dan sering bermula sebagai pertumbuhan kecil yang disebut polip, yang dapat perlahan berubah menjadi kanker selama beberapa tahun. Skrining rutin seperti kolonoskopi dapat menemukan dan mengangkat polip sejak dini, sering kali sebelum gejala muncul. Tanda peringatan meliputi perubahan kebiasaan buang air besar, darah pada tinja, rasa tidak nyaman di perut, atau penurunan berat badan tanpa sebab. Pengobatan dapat melibatkan operasi, kemoterapi, radioterapi, atau terapi target sesuai stadium.
Kanker hati bermula pada sel-sel hati dan lebih sering terjadi pada orang dengan penyakit hati jangka panjang, seperti hepatitis B atau C kronis, sirosis, atau perlemakan hati. Orang dengan risiko tinggi dianjurkan menjalani pemantauan rutin karena deteksi dini memberikan lebih banyak pilihan pengobatan. Gejala dapat berupa nyeri perut bagian atas, hilang nafsu makan, penurunan berat badan, atau kulit dan mata menguning (jaundice). Pengobatan dapat mencakup operasi, ablasi tumor, terapi target, kemoterapi, atau prosedur radiologi intervensi.
Kanker paru-paru terjadi ketika sel abnormal tumbuh tidak terkendali di paru-paru. Merokok merupakan faktor risiko utama, tetapi kanker ini juga dapat terjadi pada orang yang tidak merokok. Kanker paru-paru tahap awal sering hanya menimbulkan sedikit gejala, sehingga skrining penting bagi kelompok berisiko tinggi. Tanda pada tahap lanjut meliputi batuk berkepanjangan, batuk darah, nyeri dada, atau sesak napas. Pengobatan dipersonalisasi dan dapat mencakup operasi, kemoterapi, radioterapi, terapi target, atau imunoterapi.
Kanker nasofaring terbentuk pada nasofaring, yaitu bagian atas tenggorokan di belakang hidung. Kanker ini lebih umum di beberapa wilayah Asia, termasuk Malaysia, dan berkaitan dengan virus Epstein-Barr, riwayat keluarga, serta faktor pola makan tertentu. Gejalanya dapat berupa benjolan di leher, hidung tersumbat atau berdarah, perubahan pendengaran, atau telinga berdenging pada satu sisi. Karena lokasinya, kanker ini lebih sering diobati dengan radioterapi, kemoterapi, atau kombinasi keduanya daripada operasi.
Tumor neuroendokrin (NET) adalah kelompok kanker yang tidak umum dan bermula pada sel neuroendokrin yang terdapat di seluruh tubuh, terutama di sistem pencernaan, pankreas, atau paru-paru. Tumor ini dapat tumbuh perlahan dan melepaskan hormon yang menyebabkan gejala seperti wajah memerah, diare, atau mengi, meskipun sebagian tidak menimbulkan gejala. Diagnosis sering memerlukan pencitraan khusus dan pemeriksaan darah. Pengobatan bergantung pada jenis dan lokasi tumor, dan dapat mencakup operasi, terapi target, serta terapi radionuklida bertarget.
Kanker ovarium bermula pada indung telur, bagian dari sistem reproduksi perempuan, dan terkadang disebut kanker “diam” karena gejala awalnya dapat ringan atau mudah terlewat. Gejalanya dapat berupa perut kembung, nyeri perut atau panggul, cepat merasa kenyang, atau sering ingin buang air kecil. Karena tidak ada tes skrining rutin, perempuan dengan gejala yang menetap atau riwayat keluarga dianjurkan menemui dokter spesialis. Pengobatan biasanya melibatkan operasi dan kemoterapi, serta dapat mencakup terapi target.
Sarkoma adalah jenis kanker langka yang berkembang pada jaringan ikat tubuh, seperti tulang, otot, lemak, tulang rawan, atau pembuluh darah. Kanker ini dapat muncul hampir di bagian tubuh mana pun dan terutama dikelompokkan menjadi sarkoma jaringan lunak dan sarkoma tulang. Tanda yang umum adalah benjolan atau pembengkakan yang membesar seiring waktu, terkadang disertai nyeri jika menekan saraf atau otot. Pengobatan direncanakan oleh tim spesialis dan dapat mencakup operasi, radioterapi, dan kemoterapi.
Kanker prostat berkembang pada kelenjar prostat, bagian dari sistem reproduksi laki-laki, dan merupakan salah satu kanker yang paling umum pada pria. Kanker ini sering tumbuh lambat sehingga banyak kasus dapat diobati dengan baik jika ditemukan dini melalui pemeriksaan darah PSA. Ketika gejala muncul, gejalanya dapat berupa sulit buang air kecil, aliran urine lemah, sering buang air kecil pada malam hari, atau darah dalam urine. Pilihan pengobatan meliputi pemantauan aktif, operasi, radioterapi, terapi hormon, atau kemoterapi.
Tim spesialis multidisiplin kami yang berpengalaman berkomitmen memberikan perawatan yang dipersonalisasi dan berbasis bukti, disesuaikan dengan kebutuhan individu Anda. Dengan bekerja secara kolaboratif lintas spesialisasi, kami memberikan perawatan menyeluruh dengan empati, keahlian, dan keunggulan di setiap tahap perjalanan kesehatan Anda.
Dengarkan pengalaman pasien kami selama menjalani perawatan di Sunway Medical Centre.
Kesehatan Anda penting bagi kami. Sampaikan kekhawatiran Anda, dan kami akan mengarahkan Anda ke spesialis yang tepat.
Tim kami siap membantu, hubungi kami di bawah ini:
Hubungi Kami melalui WhatsApp Hubungi Kami melalui TelegramKami menawarkan layanan eksklusif untuk pasien internasional kami.