Melawan T-Cell Lymphoma: Kisah Keberanian dan Impian Rashmi
22/09/2026
Dalam rangka Childhood Cancer Awareness Month, kisah seperti Rashmi mengingatkan keluarga bahwa diagnosis kanker tidak harus menghentikan seorang anak untuk belajar, bertumbuh, dan mengejar impiannya.
T-cell acute lymphoblastic lymphoma (TLBL) adalah jenis kanker darah langka yang dapat sulit dikenali pada tahap awal. Gejalanya sering kali menyerupai penyakit umum pada anak, sehingga gejala yang menetap atau terasa tidak biasa sebaiknya tidak diabaikan.
Memahami TLBL dan Pentingnya Penanganan Dini
Menurut Dr Yap Tsiao Yi, Consultant Paediatrician and Paediatric Haematologist & Oncologist di Sunway Medical Centre, Sunway City, diagnosis dini berperan penting agar tim medis dapat memulai pengobatan secepat mungkin.
Dr Yap juga mengingatkan orang tua untuk memercayai insting mereka. Jika ada sesuatu pada kondisi kesehatan anak yang terasa tidak normal, terutama bila gejala menetap atau memburuk, mencari nasihat medis lebih awal dapat memberikan perbedaan yang berarti.
Perjuangan Rashmi dan Prestasi Akademiknya
Di usia 16 tahun, Rashmi sedang fokus pada pelajaran sekolah menengahnya, mempersiapkan ujian IGCSE, dan merencanakan kehidupan setelah sekolah. Seperti banyak remaja lainnya, hari-harinya dipenuhi dengan kelas, belajar, persahabatan, dan impian masa depan.
Namun, rutinitas itu berubah hampir dalam semalam ketika ia mengalami nyeri yang tidak biasa di sepanjang tulang rusuk kanan bawah. Setelah menjalani pemeriksaan scan, Rashmi didiagnosis dengan T-cell acute lymphoblastic lymphoma, yang membuat jadwal sekolahnya berubah menjadi kunjungan rumah sakit, tes darah, kemoterapi, dan siklus pengobatan.
Mendengar kata kanker terasa tidak nyata. Namun, meskipun pengobatan harus dimulai, Rashmi mengambil keputusan dalam dirinya: diagnosis tersebut tidak akan menentukan siapa dirinya.
Saat menjalani kemoterapi, Rashmi tetap melanjutkan persiapan untuk ujian IGCSE. Untuk mendukung cita-citanya, pihak sekolah mengatur agar ia dapat mengikuti ujian di dalam rumah sakit, sementara Dr Yap menyesuaikan jadwal pengobatannya dengan tanggal ujian.
Dengan dukungan orang tua, saudara perempuan, perawat, guru, dan tim perawatannya, Rashmi terus bertahan. Ia tidak hanya melanjutkan studinya, tetapi juga kembali ke sekolah pada hari kelulusan dan menerima dua penghargaan akademik serta penghargaan kepemimpinan emas.
“Kanker mengubah penampilan saya dan banyak bagian dalam hidup saya, tetapi kanker tidak pernah mengubah siapa saya... Kanker mengubah rencana saya, tetapi tidak pernah mengubah diri saya. Karena tidak ada yang dapat menentukan akhir cerita saya selain saya sendiri.”
— Rashmi
Harapan, Pemulihan, dan Kehidupan Setelah Diagnosis
Perjalanan Rashmi menjadi pengingat kuat bahwa perawatan kanker anak bukan hanya tentang pengobatan medis. Perawatan juga perlu mendukung kekuatan emosional, pendidikan, identitas, dan impian seorang anak.
Dengan diagnosis dini, perawatan medis yang tepat, dukungan keluarga, dan kasih sayang, anak-anak yang menghadapi kanker tetap dapat terus bertumbuh, belajar, dan memandang kehidupan di luar diagnosis.
Bagi orang tua dan pengasuh, pesannya sederhana: jika anak mengalami gejala yang menetap, nyeri yang tidak dapat dijelaskan, atau perubahan kesehatan yang terasa tidak normal, jangan menunda untuk mencari nasihat medis. Pemeriksaan lebih awal dapat membantu memastikan perawatan yang tepat dimulai sesegera mungkin.
Untuk membuat janji konsultasi dengan tim onkologi anak kami di Sunway Medical Centre, silakan hubungi kami melalui WhatsApp di +6019-200 9191 atau email ke [email protected].
Kembali